Seminggu yg lalu, kakak saya terserang panas tinggi disertai sakit telinga..(seperti gejala awal sakit stroke), karena pulang malam gk sempet untuk menterapi dia.
Besoknya dapat laporan tensi darah tinggi, muntah2, gk mau makan, gak mau minum, dan tidak bisa diajak berinteraksi. Klo jalan pun harus di papah, sekujur badan bergetar hebat. Pikiran awal saya pertama kali melihat kondisinya adalah "serangan stroke ringan" berdasarkan ilmu yg saya pelajari...pertolongan pertama adalah mengeluarkan darah dari ujung2 jari..setelah itu getaran ditangan berkurang. Selanjutnya adalah titik pamungkas (alias ten nedle aja..) dimulai dari puncak kepala, pada saat saya menusuk puncak kepala, dia berteriak keras sekali sambil marah2..krn marah2 saya pikir dia kesakitan sekali maka saya kembali menusuk titik stres spy tidak histeris. Setiap jarum yg masuk kedalam tubuhnya, seperti ada penolakan dari badan untuk menerima tusukan jarum. Seluruh otot badannya di buat kaku, sehingga sulit sekali jarum untuk masuk, tetapi krn jarum akupunture elastis, halus dan tajam, jarum berhasil masuk. Puncaknya adalah dikaki, hampir saya ditendangnya. Karena gk sanggup, pasien berontak maka terapi saya stop.
Proses selanjutnya adalah mencabut, mencabut jarum sama sulitnya pada saat menusuk. Kembali dia marah2..hmmm kynya ada yg aneh...pada saat itu belum berpikir kearah hal2 yg berbau mistis. Setelah diterapi blm ada tanda2 kemajuan, kecuali panas turun,mual dan muntah hilang. Dia tetap tidak bisa berbicara, tidak mau makan, tidak mau minum. Maka diambil keputusan untuk dibawa ke rumah sakit untuk memberi asupan nutrisi ke badannya. Pada saat jarum infus masuk..kembali dia ketemu jarum, dia mengamuk seluruh ototnya di badan dibuat kaku. Setiap dia meliat jarum, dia ketakutan, dan histeris...
Hasil cek darah menunjukkan semua normal, tetapi kenapa kakakku tetap gk mau makan, gk mau minum, gk bisa berbicara, tatapannya kosong, sekujur badan bergetar..seperti penderita penyakit stroke atau parkinson. Iseng ma kakakku yg kedua, dia pencet jempol kakinya..ternyata dia berteriak keras sekali sambil kesakitan. Hmmm..percaya gk percaya ternyata memang ada jin yg bertengger dibadan kakak saya.
Entah bgmn esoknya kakak saya kembali pulih seperti sedia kala, hanya badan yg lemas krn memang dia tidak makan dan minum selama 3 hari....
Setelah mengalami hal2 tadi, saya jadi tahu selain manusia normal takut terhadap jarum, jin pun takut terhadap jarum...bener,kah???
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Sampai ketawa terpingkal-pingkal di kantor baca tulisanmu... Maen nusuk orang seenak e dewe, yo mesti akupunturis sejati itu hehehe.
BalasHapusTapi sebelum ditusuk, pencet aja dulu antara jempol dan telunjuk bagian tangan dan kaki. Itu jurus pengobatan awal untuk mengetahui hal yg aneh. Trus liat reaksinya, biasanya kan kalo kemasukan suara orangnya berubah dian...
Menurut dalilnya, yang aku tahu, Jin takut sama garam dan sapu lidi. Tapi jangan sekali2 sembarangan melemparkan garam ke tubuh orang yang kemasukan, karena itu seperti sambitan untuk bangsa jin. Yang ada setelah jinnya keluar seluruh badan kakakmu sakit-sakit.
Untuk semakin mempertajam ilmu ke-tabib-an nya, ada baiknya mempertajam batin dengan rajin sholat malam. Insyaallah perasaan dan jiwa jadi lebih peka.
Salam buat keluarga ;)
A friend